Monday, August 11, 2008

Life is a matter of choice

kurenungi sms dari seorang teman..
"
hidup itu pilihan:    
  • orang moden, memilih keluarga   
  • orang egois, memilih karir
  • orang bodoh (kayak saya), memilih kerja
  • orang tak berdaya, ga punya pilihan
"dan dia yang menuliskan (kayak saya), entah menggambarkan apa yang dia rasakan, bahwa sehari-harinya hidup dihabiskannya untuk bekerja dan bekerja..

betulkah hanya ada 4 pilihan tersebut?
ada opsi lain? ok, saya rada ga percaya bahwa ada orang yang tidak punya pilihan. buar saya, pilihan itu selalu ada, termasuk saya memilih menangis hehehehehe instead jaim dan pura-pura everything's ok (kalo saya tidak sampai menangis, artinya memang semua baik-baik saja). tapi ini konteks di pekerjaan dan kehidupan